Home / Rumah / Ingin Membeli Rumah Bekas? Ikuti Tips Ini

Ingin Membeli Rumah Bekas? Ikuti Tips Ini

tips membeli rumah, membeli rumah bekas, rumah bekas, harga rumah, investasi, properti

Membeli rumah bekas bukan hal yang buruk, selain dapat dijadikan sebagai investasi properti, rumah bekas biasanya lebih murah dengan luas tanah yang lebih besar. Berikut tips membeli rumah bekas yang dapat Anda terapkan sebelum memutuskan rumah yang Anda pilih.

1. Lokasi. Pastikan lokasi rumah yang akan Anda beli dekat dengan tempat kerja, jika rumah tersebut direncanakan untuk ditinggali. Pilihlah lokasi yang memiliki akses cepat pada tempat-tempat publik seperti pasar, rumah ibadah, rumah sakit dan sekolah. Pastikan juga lingkungan disekitar rumah aman, sehat dan nyaman.

2. Langsung dari pemiliknya. Sebaiknya belilah rumah langsung dari pemiliknya sendiri, karena disamping lebih murah , membeli rumah tanpa perantara atau broker akan membuat Anda lebih mengerti tentang kondisi dan informasi tentang rumah yang akan Anda beli secara detail.

3. Kondisi rumah. Periksalah setiap bagian dari rumah yang akan Anda beli, Anda dapat mengajak rekan atau kenalan yang telah berpengalaman untuk mengecek keadaan fisik rumah. Periksalah bagian-bagian seperti pondasi, dinding, lantai, atap dan pintu-pintu. Selain itu Anda juga harus memeriksa jaringan listrik, kualitas air dan telepon jika ada. Untuk lebih detailnya, tanyakan pada pemilik rumah usia bangunan, sehingga Anda dapat memperhitungkan anggaran yang akan dipakai jika terdapat renovasi yang harus dilakukan karena usia rumah.

4. Dokumen rumah. Pastikan kelengkapan surat-surat dan dokumen rumah, seperti surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Sertifikat Hak Milik (SHM) dan bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pastikan nama yang tertera pada surat-surat tersebut sama dengan nama penjual rumah, jika tidak sama tanyakanlah status hubungan antara penjual rumah dengan nama yang tertera pada dokumen kelengkapan rumah. Jika rumah merupakan harta warisan, tanyakan berapa orang pewaris sahnya. Begitu juga jika rumah tersebut belum balik nama, maka Anda berhak meminta akta jual beli rumah tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan kekuatan hukum rumah tersebut jika berganti pemilik.

5. Harga pasaran rumah. Lakukan pengecekan harga pasaran untuk rumah tersebut, baik dari sisi lingkungan maupun nilai investasi yang Anda dapatkan. Nilai investasi sebuah rumah sangat dibutuhkan jika Anda berencana menjualnya lagi dikemudian hari.

6. Anggaran. Pastikan anggaran yang Anda miliki cukup tidak hanya untuk membeli rumah, tapi juga renovasi dan penambahan ruang dan dekorasi. Rumah bekas terkadang membutuhkan sedikit renovasi, dan jika keluarga Anda cukup banyak, maka Anda harus menambah sedikit ruangan untuk kamar, ruang keluarga atau kamar mandi.

Semakin sempitnya lahan dan mahalnya harga properti membuat banyak keluarga kesulitan mendapatkan rumah yang layak. Selain karena kebijakan pemerintah yang masih kurang dalam bidang perumahan, pertambahan penduduk juga menjadi faktor melambungnya harga rumah. Oleh sebab itu, membeli rumah bekas menjadi sebuah solusi yang cukup cerdas menyiasati kesulitan memiliki rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top