Home / Gaya Hidup / Sukses / 4 Tips Sukses Negosiasi Gaji Saat Interview Kerja

4 Tips Sukses Negosiasi Gaji Saat Interview Kerja

tips sukses negosiasi gaji, negosiasi gaji, interview kerja, standar gaji, gaji yang diharapkan

Saat semua tahapan seleksi karyawan suatu perusahaan sudah dilewati dengan sukses, biasanya seorang calon karyawan akan menghadapi wawancara dan negosiasi gaji. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan untuk melakukan negosiasi gaji agar berjalan lancar dan mendapatkan win-win solution antara dua pihak. Setiap orang pasti ingin mendapatkan gaji yang besar dan perusahaan umumnya ingin menekan pengeluaran baik dari sisi operasional maupun gaji karyawan. Namun perusahaan yang baik selalu mempertimbangkan kesejahteraan karyawannya. Berikut tips sukses negosiasi gaji yang harus Anda lakukan saat interview kerja pada perusahaan yang Anda lamar.

1. Lihat kemampuan dan pengalaman Anda. Sebelum melakukan interview atau wawancara kerja, sebaiknya lihat kembali resume atau CV Anda dan pertimbangkan kemampuan, keahlian atau skill khusus dan pengalaman kerja yang telah Anda dapatkan. Pengalaman dan kemampuan Anda memiliki nilai tertentu di mata perusahaan yang akan Anda lamar. Kemukakan pengalaman dan kemampuan Anda kepada perusahaan saat wawancara kerja agar perusahaan yakin untuk membayar Anda dengan gaji yang tinggi. Bagi Anda yang masih fresh graduate atau minim pengalaman, sebaiknya jangan terlalu memikirkan gaji yang akan Anda dapatkan, sebaiknya fokuslah pada pengalaman kerja yang akan Anda dapatkan di perusahaan tersebut.

2. Riset standar gaji perusahaan. Sebelum memutuskan berapa gaji yang Anda minta pada perusahaan, sebaiknya cobalah untuk melakukan riset standar gaji yang ditetapkan oleh berbagai perusahaan dan standar upah yang ditetapkan oleh pemerintah. Selain itu posisi dan sektor perusahaan juga berpengaruh terhadap besaran gaji yang akan diterima oleh karyawan. Sebagai contoh perusahaan yang bergerak di sektor migas dan pertambangan memiliki standar gaji yang lebih besar daripada perusahaan sektor jasa dan perhotelan, sehingga Anda dapat memperkirakan gaji yang akan Anda negosiasikan berdasarkan sektor perusahaan. Carilah standar gaji di internet atau bertanya pada orang yang telah berpengalaman di perusahaan yang akan Anda lamar.

3. Pertimbangkan insentif dan bonus. Jika perusahaan belum memberikan penawaran yang memuaskan sementara Anda cukup merasa tertarik bekerja di perusahaan tersebut, Anda dapat mempertimbangkan tambahan lain diluar gaji pokok yang menjadi benefit yang akan Anda terima berdasarkan kebijakan perusahaan. Beberapa perusahaan memberikan insentif tertentu seperti bonus produksi, tunjangan transportasi, tunjangan komunikasi, perumahan dan jaminan hari tua serta kesehatan. Bisa jadi insentif dan bonus yang ditetapkan perusahaan lebih bermanfaat daripada sekedar gaji besar yang Anda harapkan.

4. Minta waktu berpikir. Jika wawancara kerja telah selesai sementara Anda masih belum benar-benar setuju terhadap gaji yang ditawarkan oleh perusahaan, jangan ragu meminta waktu untuk berpikir dan melaporkan keputusan Anda secepatnya. Jika Anda merupakan orang yang sangat dibutuhkan terkait kualifikasi dan kualitas Anda, Anda juga harus memberikan perusahaan yang akan mempekerjakan Anda waktu untuk mempertimbangkan gaji yang Anda harapkan.

Gaji dan tunjangan yang besar memang menjadi keinginan setiap karyawan. Persaingan dalam dunia kerja yang semakin kompetitif membuat banyak orang memburu pekerjaan pada perusahaan yang bonafid dan menjamin kesejahteraan karyawannya. Namun satu hal yang perlu diingat, gaji besar bukanlah hal yang dapat membahagiakan Anda seketika. Carilah pekerjaan yang membuat Anda nyaman, dihargai dan sesuai dengan minat dan kemampuan Anda dengan kesejahteraan yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top